IPJ Kutuk Aksi Vandalisme di Balai Kota Bogor, Sebut Warisan Budaya Harus Dilindungi

KOTA BOGOR – Wakil Sekretaris Jenderal Inspirasi Peseni Jalanan (IPJ), Lala, menyampaikan kekecewaan dan keprihatinannya atas aksi demonstrasi yang berujung pada perusakan Gedung Balai Kota Bogor. Gedung tersebut merupakan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat Bogor.
“Tindakan vandalisme dan kekerasan ini tidak hanya menimbulkan keresahan di masyarakat, tetapi juga merusak warisan budaya yang tak ternilai harganya,” tegas Lala dalam keterangannya, Kamis (21/08).
IPJ secara tegas mengutuk aksi tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini. Menurut Lala, menjaga ketertiban dan keamanan menjadi tanggung jawab bersama, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, terlebih warisan budaya yang seharusnya dijaga.
“Sebagai organisasi kemasyarakatan yang peduli pada isu sosial dan budaya, kami percaya bahwa perjuangan harus dilakukan dengan cara-cara damai dan konstruktif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lala menekankan bahwa pelestarian budaya dan sejarah merupakan bagian penting dalam mempertahankan identitas serta kedaulatan bangsa. Ia juga mengimbau masyarakat Bogor agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh tindakan tidak bertanggung jawab tersebut.
“Kami berharap pihak berwajib dapat segera mengambil langkah tepat untuk mencegah kejadian serupa terulang, sekaligus melindungi warisan budaya kita,” tambahnya.
Dengan sikap tegas ini, IPJ menegaskan komitmennya dalam mengawal isu budaya dan menyerukan agar seluruh pihak dapat menyuarakan aspirasi dengan damai, tanpa harus merusak simbol sejarah dan jati diri bangsa.(*)


