Sorot

Kades Purasari Keluhkan Guncangan, Minta Kajian AMDAL Diperbarui saat Reses DPRD di Leuwiliang

KAB.BOGOR, LEUWILIANG– Kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025–2026 anggota DPRD Kabupaten Bogor di Kecamatan Leuwiliang dimanfaatkan oleh para kepala desa untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat. Salah satunya datang dari Kepala Desa Purasari, Agus Soleh Lukman, yang menyoroti kondisi wilayahnya yang kerap mengalami guncangan dan getaran misterius selama beberapa tahun terakhir. Rabu (08/10/2025)

Dalam kesempatan tersebut, Agus mengungkapkan bahwa fenomena getaran yang terjadi di wilayahnya menimbulkan keresahan di kalangan warga. Ia pun berharap agar pemerintah daerah bersama pihak terkait melakukan kajian ulang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) terhadap aktivitas industri di sekitar Desa Purasari.

“Kami berharap AMDAL bisa dikaji ulang. Meskipun jarak antara Desa Purasari dengan perusahaan Star Energy sekitar dua kilometer, namun getaran sering kami rasakan. Warga khawatir ini berdampak pada kondisi tanah dan lingkungan,” ujar Agus di hadapan anggota DPRD yang hadir.

Agus menambahkan, keluhan masyarakat bukan tanpa alasan. Selain getaran yang kerap dirasakan, beberapa titik di wilayah Purasari juga mengalami kelabilan tanah yang memicu kekhawatiran akan potensi longsor.

Baca Juga :  Warga Kuntu Darussalam Keberatan Pemasangan Tiang Listrik PT Riau Sawit Indah, Diduga Langgar Aturan Kawasan Hutan

Menanggapi hal tersebut, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor yang hadir dalam reses menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut. Mereka berkomitmen untuk berkoordinasi dengan dinas terkait agar dilakukan pengecekan dan kajian lapangan guna memastikan keamanan lingkungan di wilayah terdampak.

Kegiatan reses ini menjadi wadah bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk menyampaikan langsung permasalahan yang terjadi di lapangan. Diharapkan, hasil dari reses kali ini dapat menjadi dasar bagi kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat pengawasan dan peninjauan ulang dokumen AMDAL di kawasan industri sekitar Kecamatan Leuwiliang.(Mar)

Related Articles