Sosialisasi SDGs dan Pembentukan Pokja Pendataan Desa Bunar Kecamatan Cigudeg

kibersindo.com, Sosialisasi SDGs dan Pembentukan Kelompok Kerja Pendataan, Sabtu 24 April 2021 di Aula pertemuan Kantor Desa Bunar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor dalam sambutannya Kepala Desa menyampaikan dengan penuh semangat “SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Dalam bahasa kerennya Sustainable Development Goals disingkat SDGs.
SDGs Desa merupakan role pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021

Jajat Sudarjat selaku Kepala Desa Bunar menambahkan “Merujuk dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor  13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021,setidaknya ada 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa tersebut, yaitu:

1.Desa tanpa kemiskinan

2.Desa tanpa kelaparan

3.Desa sehat dan sejahtera

4.Pendidikan desa berkualitas

5.Desa berkesetaraan gender

6Desa layak air bersih dan sanitasi

7.Desa yang berenergi bersih dan terbarukan

8.Pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa

9.Inovasi dan infrastruktur desa

10.Desa tanpa kesenjangan

11.Kawasan pemukiman desa berkelanjutan

12.Konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan

13.Pengendalian dan perubahan iklim oleh desa

14.Ekosistem laut desa

15.Ekosistem daratan desa

16.Desa damai dan berkeadilan

17.Kemitraan untuk pembangunan desa

18.Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

Upaya pencapaian SDGs desa dalam situasi dan kondisi Pandemi COVID-19 tidaklah mudah, karena itulah, penggunaan dana desa 2021 diprioritaskan untuk membiayai kegiatan yang mendukung pencapaian 10 (sepuluh) SDGs desa yang berkaitan dengan kegiatan pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional, dan adaptasi kebiasaan baru desa. Adapun 10 SDGs dimaksud dalam situasu dan kondisi Pandemi Covid-19 adalah :

1.Desa tanpa kemiskinan,

2.Desa tanpa kelaparan,

3.Desa sehat sejahtera,

4.Keterlibatan perempuan desa,

5.Desa berenergi bersih dan terbarukan,

6.Pertumbuhan ekonomi desa merata,

7.Konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan,

8.Desa damai berkeadilan,

9.Kemitraan untuk pembangunan desa, dan

10.Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

Pihak yang terlibat dalam proses pemutakhiran data SDGs Desa ialah Kelompok Kerja Relawan Pendataan Desa, pemerintah daerah kabupaten/kota, pemerintah daerah provinsi, dan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.
Dengan merujuk pada Permendesa PDTT No 21/2020, Pokja Relawan Pendataan Desa ini mencakup:

1.Pembina : Kepala Desa

2.Ketua : Sekretaris Desa

3.Sekretaris: Kasi Pemerintahan Desa

4.Anggota :

1.Unsur Perangkat Desa

2.Ketua RW

3.Ketua RT

4.Unsur Karang Taruna

5.Unsur PKK

6.Unsur masyarakat lainnya yang bersedia menjadi relawan pendata

5.Mitra :

1.Pendamping Desa

2.Babinsa

3.Babinkamtibmas

4.Mahasiswa yang berada di Desa

Pengolahan dan analisis data dilakukan secara elektronik oleh Sistem Informasi Desa yang dikembangkan oleh Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Hasil pengolahan dan data SDGs Desa dapat dilihat oleh pemerintah desa secara detil, dan rekapnya dapat dilihat oleh pemerintah daerah pada level kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi, serta masyarakat pada umumnya.”Tutup Jajat Sudarjat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *