Sebagai Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat Tani Kabupaten Indramayu Polda Jawa Barat Salurkan Bantuan

kibersindo.com, Indramayu – Ditengah pandemi covid-19 Polda Jabar memberikan bantuan kepada para petani yang tergabung dalam organnisasi Barokah Tani se-Kecamatan Sliyeg (BTSS) yang merupakan perkumpulan dari gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kecamatan Sliyeg. Jumlah Gapoktan yg
tergabung dalam Perkumpulan Gapoktan BTSS Sebanyak 14 Gapoktan dari 14 desa, yang beranggotakan sebanyak 8.913 orang.(17/06/2020)

Bertempat di gor bima sakti desa Majasari kecamatan Sliyeg kabupaten Indramayu, Penyerahan langsung
dilakukan oleh jajaran kepolisian daerah Jawa Barat kepada petani yang diwakili oleh Sunadi selaku ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan). Bantuan yang diberikan berupa 25 paket alat pertanian berupa sprayer disertai pestisida yang merupakan kebutuhan petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Penyerahan bantuan dari jajaran kepolisian daerah Jawa Barat juga turut dihadiri oleh Camat Sliyeg, H.
Wasga Cipto Wibowo, S.H, M.si, Kapolsek Sliyeg AKP. H.Elfian, S.H, Koramil Sliyeg Kapten inf. Sugianto, Kuwu (Kades) Wartono S.pd, M.si.Ketua .BTSS .Sunardi.

Sunardi selaku ketua mengapresiasi bantuan yang sudah diberikan oleh Polda Jabar, beliau juga menghimbau kepada masyarakat tani khususnya masyarakat tani kabupaten Indramayu agar menjadikan bantuan yang sudah diberikan oleh Polda Jabar sebagai manfaat dan dapat menaikan produksi pangan.

“Kami sangat bangga dan sangat berterimakasih kepada tim dari polda jabar yang telah memberikan bantuan
kepada kami para petani di kecamatan sliyeg, saya harap tidak berakhir disini, kedepannya dari tim polda
jabar bisa terus memberikan support kepada kami para petani” Ujarnya.

“Kami menghimbau kepada para petani agar ini semua menjadi manfaat dan dengan di support-nya alat pertanian dari polda jabar ini berarti sebuah tanda dari unsur polri ingin petani kita semakin maju, produksinya semakin meningkat, dan kewaspadaan terhadap penyakit yang bakal menyerang tanaman sudah disimbolis oleh polda jabar dengan diberikan alat semrpot tanaman dan juga pestisida” Ujarnya.

Camat Sliyeg, H. Wasga Cipto Wibowo yang juga turut menghadiri acara tersebut juga memberikan apresiasi tinggi terhadap jajaran kepolisian daerah Jawa Barat yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat tani khususnya masyarakat tani kabupaten Indramayu.

“Secara pribadi dan kedinasan mengucapkan terimakasih kepada Polda Jabar yang mempunyai kepedulian
tinggi kepada para petani khususnya para petani di kab indramayu, memang ditengah pandemi ini sangat berpengaruh bagi para petani, terutama dalam hal aktifitas, saya harap bisa menjadi manfaat untuk mereka, dan ini bisa jadi salah satu contoh untuk institusi lain agar ketahanan pangan ini betul-betul diperhatikan” Ujar beliau

Wasga Cipto Wibowo juga menuturkan agar para petani kedepannya dapat lebih menguasai manajemen pertanian agar dapat memperkuat keilmuan para petani khususnya para petani di kabupaten Indramayu.

“Saya harap para petani juga tidak hanya menguasai dalam hal bercocok tanam saja melainkan juga harus menguasai manajemen pertanian dalam artian harus tau kapan waktu yang tepat untuk bercocok tanam
kemudian diupayakan dengan adanya kelompok tani ini dapat mengembalikan kejayaan para petani, bagaimana ketahanan pangan dan swasembda pangan bisa dipulihkan kembali dan dikuasai oleh bangsa kita sendiri” Ujar beliau.

Pada kesempatan tersebut, para petani yang tergabung dalam organnisasi Barokah Tani se-Kecamatan Sliyeg juga mendeklarasikan dukungan mereka terhadap pemerintah dan institusi yang ada didalamnya dalam menangani situasi sulit yang tengah dihadapi saat ini, isi dari deklarasi tersebut berupa dukungan bagi
masyarakat Papua sebagai bagian dari negara Indonesia, mendukung pancasila sebagai dasar negara.

Indonesia, dukungan dan ucapan terimakasih terhadap instansi pemerintah khususnya Polri yang sudah membantu masyarakat petani, dukungan untuk menyelenggarakan pilkada damai 2020, dukungan atas kebijakan Presiden RI dan tolakan atas ajakan aliansi/organisasi yang mengatasnamakan rakyat untuk
menjatuhkan Presiden RI.

Wartono sebagai Kuwu (Kepala Desa) menyampaikan bahwa deklarasi yang sudah disampaikan oleh masyarakat ini merupakan suatu bentuk dukungan bagi pemerintah dalam menghadapi situasi ditengah pandemi covid-19, beliau juga mengucapkan terimakasih kepada instansi Polri yang sudah memperhatikan kebutuhan mereka.

“Deklarasi ini merupakan bentuk dukungan kami bagi pemerintah, khususnya instansi Polri yang sudah memperhatikan kami” ujarnya.

Kecamatan Sliyeg sendiri merupakan salah satu produsen beras terbesar di kabupaten Indramayu dengan didukung oleh adanya Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Majasari yang merupakan kerja sama antara PT.MBB (Mitra Bumdes Bersama) dengan BUMN yang terdiri dari Himbara, PT.Telkom, dan
Perum Bulog serta merupakan Pilot Project bagi Desa-Desa lain di Kab.Indramayu dalam pengelolaan dan
pengolahan beras.(Ridwan BDG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *