KITAPAK Adakan Acara Penggalangan Donasi Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

KOTA BOGOR – Komunitas Iket Tatar Pakuan(KITAPAK) Bogor bersama  beberapa komunitas serta paguyuban kesundaan yang ada di kota Bogor, mengadakan acara Penggalangan Donasi/Dana untuk korban yang terdampak Tsunami di Selat Sunda Banten, dengan mengusung tema  “Ngamen sambil menggalang Dana” yang pelaksanaannya sendiri diadakan di Taman Expresi Lapangan Sempur Kota Bogor, Minggu 30/12/18.

Baraya KITAPAK dalam konser amal ini menampilkan permainan beberapa alat musik tradisional sunda seperti diantaranya Karindingan, Celempungan dan tarawangsa serta alat musik jentre, kecapi dan suling sesuai thema. Pada kesempatan yang sama pihak Kitapak juga menjual alat karinding untuk umum, hasilnya akan dimasukkan kedalam penggalangan donasi ini.

Sesepuh atau Pupuhu KITAPAK Ki Goler memaparkan kepada media, bahwa kegiatan yang di gelar hari ini bertujuan untuk menggalang dana membantu korban bencana Alam tsunami khususnya, sementara ini di tujukan ke daerah Labuan Pandeglang Banten, ucapnya.

” Sudah tiga posko didirikan selain di kota Bogor ada juga di kota Tangerang dan Labuan, aksi yang sudah dilakukan selama ini adalah pengiriman barang barang yang berupa pakaian layak pakai, makanan instant dan yang lainnya. Total yang sudah di berangkatkan selama ini sudah tiga tim dan akan terus berlanjut sampai dana pemerintah turun dan dirasa sudah mencukupi ,”ujar Ki Goler.

Senada diungkapkan juga oleh Drs. Rahmat Setiadi salah seorang anggota Komisi VII DPR RI selaku penasehat KITAPAK, bahwa kegiatan sosial bukan kali ini saja sudah di lakukan, tapi sebelumnya pun sudah dilakukan diawali contohnya dengan kegiatan Idul Adha yaitu pemotongan hewan kurban sebanyak 15 ekor Sapi termasuk dengan penyalurannya, tutur Abah Rahmat Panggilan akrabnya.

” Dan ternyata kegiatan seperti ini tidak hanya di lakukan di Kota Bogor di luar kota Bogor sendiri kitapak juga sudah menggelar acara seperti ini, saya berharap khususnya kepada warga Bogor dan semua orang Sunda mari kita mempunyai sikap welas asih dan mau membantu sesama, selain itu juga saya mengharapkan Kitapak bisa di kenal tidak hanya di kota Bogor tetapi di luar kota Bogor istilahnya jangan harum didalam tetapi wangi diluar,” paparnya.

Sambung Abah Rahmat, gaung Kitapak sendiri sudah sampai terdengar sampai ke Sabang dan Merauke, terbukti dengan semua kegiatan amal dan sosial yang sudah di lakukan kitapak selama ini. Rencana ke depan Kitapak selain di Bidang Budaya ingin juga dapat menjadi tempat penyaluran dan juga ada satu harapan kitapak yaitu ingin membangun satu Museum Kasundaan yang bertujuan mengenalkan kepada orang Bogor khususnya bahwa disinilah Kerajaan Pajajaran berdiri, pungkasnya.
(D2n/Sally)

Hera/Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *