FGD Gelar Diskusi Mengenai Izin dan Legalitas Pertambangan Di Wilayah Jawa Barat

kibersindo.com, Bandung, Polda Jawa Barat mengundang para pengusaha pertambangan guna melaksanakan forum diskusi mengenai izin dan legalitas pertambangan serta permasalahannya di wilayah Jawa Barat (28/8/19).

Bertempat di hotel Grand Tebu, Jl. R.E Martadinata No. 207, kota Bandung, acara ini juga turut dihadiri oleh perwakilan Polda Jawa Barat AKBP Hunter Spionater, S.IK, M.Si dan beberapa narasumber dari kepala bidang pertambangan Provinsi Jawa Barat Tubagus Nugraha, S.T, M.Si, kepala seksi penggunaan kawasan hutan Wahyono, S.Hut, kepala bidang penataan kanwil BPN Wawan Hermawan, A.Ptnh, DPMPTSP provinsi Jawa Barat Any Mirna Apriani, S.T, sekertaris dinas lingkungan hidup Dr. Ir. Prima Mayaningtyas.

Dalam pembukaan acara yang dimoderatori oleh AKBP Drs.Taufik Rohman, S.H, M.H, beliau menyampaikan bahwa banyak kendala dari usaha pertambangan terutama berkaitan dengan perizinan, masalah ini juga tidak hanya timbul dari pihak pengusaha saja, melainkan bisa timbul akibat perizinan yang tumpang tindih antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kadang perizinan dari daerah dan pusat ini tumpang tindih, seperti contoh perizinan pertambangan di wilayah hutan pertambangannya oleh pemerintah daerah tapi pengelolaan hutannya oleh pemerintah pusat, akhirnya bingung, regulasi yg tumpang tindih ini harus segera ada solusi” Ujar AKBP Drs. Taufik Rohman, S.H, M.H selaku moderator.

Perwakilan Polda Jawa Barat AKBP Hunter Spioner, S.IK, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan diskusi ini bukan kegiatan formalitas semata, melainkan kegiatan untuk menemukan solusi berkaitan dengan perizinan dan legalitas bagi para pengusaha di bidang pertambangan khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Berdasarkan hasil pemantauan kita di wilayah Jabar, hampir semua wilayah memiliki pertambangan, dan banyak juga masalah yang kami temui berkaitan dengan perizinan dan legalitas pertambangan tersebut, maka dari itu dengan adanya diskusi ini kita bisa menemukan solusi dalam menangani permasalahan tersebut” Ujar AKBP Hunter Spionater, S.IK, M.Si.

Kegiatan ini merupakan sejarah bagi para pelaku usaha dibidang pertambangan karena dapat duduk bersama untuk mendapatkan solusi dari permasalahan yang ada. Adapun harapan yang disampaikan oleh AKBP Hunter Spionater, S.IK, M.Si “harapan kami bukan hanya kepada penambang saja, tetapi kepada stakeholder, pemerintah terkait dan para penambang itu sendiri, sehingga ada kerjasama dan juga solusi yang dapat dipecahkan khususnya berkaitan dengan perizinan atau legalitas dari para penambang itu, karena ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah melainkan untuk kepentingan rakyat Jawa Barat” Ujar beliau. Sumber : kompol.info

Ahmad Ridwan, Bdg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *