- TERKINI

94 Pelajar digiring ke polsek gunung putri

Kibersindo, Bogor, Pada hari Senin tanggal 17 september 2018 Polsek Gunung Putri gabungan bersama masyarakat telah mengamankan 94 pelajar yang tertangkap akan melakukan tawuran di wilayah Gunung Putri Kabupaten Bogor.

Adapun 94 pelajar yang diamankan berasal dari Sekolah Wijaya Kusuma Depok, SMK YKTB Kota Bogor, SMK Yapis Kota Bogor, SMK YATEK Kota Bogor, SMK MEKANIKA Kota Bogor.

Dari hasil pemeriksaan mereka akan melakukan tawuran di tol pojok Gunung Putri sebelumnya mereka sudah melakukan janjian dengan lawan sekolahnya. Tawuran ini dipicu dengan seringnya bully atau ledek-ledekan antara sekolah.

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky., P.G., S.Sos., S.I.K., M.H. pada tanggal 18 September 2018 bertempat di Polsek Gunung Putri memantau langsung dan memberikan arahan kepada 94 pelajar yang terjaring akan melakukan tawuran tersebut dihadiri oleh Instansi TNI, SATPOL PP, Karang Taruna, KNPI, ORMAS, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

“Tentunya ini amat memprihatinkan kita semua. Jadi dari hasil observasi dan wawancara kita ternyata memang mereka (pelajar) ada semacam ingin menunjukkan eksistensi mereka untuk menyerang sekolah-sekolah. Jadi semacam mereka bersekutu dengan sekolah-sekolah tertentu dan sudah bersifat seperti geng untuk menyerang sekolah-sekolah tertentu dan ini dimotori oleh para alumni – alumninya seperti dipasok senjata tajam bahkan ada iuran iuran nya atau jatah – jatah seperti ini kepada alumni-alumninya untuk mengambil keuntungan dan ini berbahaya juga karena rawan masuknya narkoba dan minuman keras” Tutur Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky., P.G., S.Sos., S.I.K., M.H.
Kapolres Bogor sudah menghubungi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh kepemudaan, dan ormas serta mengajak masyarakat untuk turut serta peduli terhadap lingkungannya, apabila menemukan anak-anak belajar yang terindikasi akan melakukan tawuran agar segera dilaporkan dan bersama-sama dibawa ke kantor polisi.

“Apabila kita menemukan senjata tajam yang digunakan untuk tawuran maka akan kita proses secara tegas dengan jalur hukum karena senjata tajam itu biasanya dibawa oleh alumni-alumninya disembunyikan dan sekarang para alumninya kabur namun nama-namanya sudah kami kantongi dan akan kita pantau terus dan nanti kita akan ambil tindakan tegas karena sudah ada korban jiwa dan masyarakat orang tua juga khawatir” Tegas Kapolres Bogor

Dalam waktu dekat ini ke Polres Bogor akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk merapatkan sekolah sekolah mana saja yang sering melakukan tawuran untuk dievaluasi kembali ijinnya serta akreditasi sekolah.

_Polres Bogor_

Hera/Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *